Showing posts with label mentoring program. Show all posts
Showing posts with label mentoring program. Show all posts

Thursday, March 06, 2014

Strategi Presentasi Mentoring Islam -FUN TAC TICS

Rp 14.500,- SMS: 0878-7983-4475
Mengisi mentoring memang tak semudah membalik tangan. Tentu saja semua itu harus melalui persiapan. Dengan berbagai taktik jitu, maka hal-hal yang tak terduga di lapangan akan teratasi dan remaja pun bisa melakukan mentoring dengan mengesankan dan menyenangkan. Namun begitu, mereka harus belajar bicara dengan mengatur posisi, mengatur penampilan sampai menghidupkan suasana pertemuan dengan pembinaan ruhiyah. Hal itu akan menjadi salah satu sarana peningkatkan kualitas individu terutama dari segi moralitas.
Ada tiga potensi untuk persiapan mentoring, yakni :

1. Ruhiyah (mental) : Kegiatan mentoring bukan untuk main-main, jadi utamakan akal sehat, cerdas dan bersih hati
2. Aqliyah (akal) dengan mencari ilmu yang luas meliputi materi, lingkungan dan wawasan mengenal mentee
3. Kinestetik. Orang yang belajar dari pengalaman dan tindakan.

Mentee adalah kumpulan orang-orang dengan keragaman dominasi modalitas.

Sunday, October 20, 2013

Rahasia Kesuksesan itu ...

Bismillah. . . . .
Mungkin mayoritas mahasiswa sudah tau apa salah satu rahasia orang-orang sukses di IPB, orang-orang yang menjadi legenda di Kampus Hijau tercinta ini,. Aku sendiri menyadari hal ini dari hasil pengamatan dan proses komparasi antar mahasiswa-mahasiswa “terkenal” di IPB, dan setelah ku simpulkan. . . . Subhanallah. . . .

 The Power is REAL. . .

Kesaksian Kecil Tentang Mentoring

Saya baru saja pulang dari mentoring, dan tiba-tiba memikirkan sesuatu, random.

Saya merasakan begitu luar biasanya mentoring atau liqa. Jujur saja, saya seringkali merasa berat untuk berangkat mentoring. Tetapi, selalu saja setelah saya datang sampai setelah pertemuan itu berakhir, ada rasa syukur yang besar yang memenuhi hati saya.

Entah bagaimana, pertemuan-pertemuan mentoring selalu relevan dengan kehidupan yang sedang saya jalani. Dengan mentoring, celah-celah, retakan-retakan, dan lubang-lubang kehidupan menjadi nampak, lalu entah bagaimana, kita menjadi lebih berenergi untuk memperbaiki dan menutup celah, retakan, ataupun lubang-lubang itu.

Ada Cinta dan Ukhuwah di Mentoring

Dek, nanti pulang sekolah kumpul di masjid ya. Ada mentoring buat akhwat angkatanmu bareng alumni.” Begitulah kata kakak kelasku di ROHIS saat pertam kali aku masuk ROHIS SMA Al-Birruni di tahun pertama masa sekolahku. Awalnya aku tidak mengerti, apa itu mentoring. Selama di SMP aku memang pernah mengikuti kegiatan ROHIS SMP seminggu sekali. Itu pun hanya setahun dan setiap pertemuan hanya diisi dengan pengajian oleh kakak-kakak berjilbab panjang dari luar sekolah. Jadi aku sama sekali tidak tahu apa itu mentoring.

Kata Mentoring

Kata Mentoring mungkin tak banyak yang kenal, juga tak banyak yang mau diajak kenalan dengan satu kata ini apalagi untuk mendalaminya lebih jauh.

Memang, kata ini tak terkenal. tak se-terkenal kata halaqah yang biasa diucapkan oleh para aktivis dakwah. Kebanyakan orang mungkin lebih banyak yang mengerti dan sangat paham jika disebutkan kata pengajian, kajian, ataupun ngaji.

Ayo Mentoring: Aku dan Mentoring

Pada tulisan kali ini saya akan ceritakan perjalanan saya bersama dengan sepenggal kisah hidup saya di kampus dulu yang bernama mentoring. Memang ini bermaksud untuk mempromosikan mentoring dalam gerakan #AyoMentoring malam ini, tapi ini saya tulis seobjektif mungkin sesuai dengan pengalaman yang saya pernah alami. Selamat menikmati dan semoga bisa diambil hikmahnya.
Mentoring, khususnya mentoring ke-Islaman mungkin merupakan sebuah kata yang lumrah dan telah sering di dengar oleh sebagian dari kita, tapi bagi seorang Jay muda dulu, mentoring itu jadi sebuah kata yang sangat asing. Selama SMA tak pernah sekalipun saya tersentuh oleh mentoring. Sampai saat di awal masuk kuliah saya diperkenalkan kepada mentoring oleh kakak-kakak kelas saya di FUKI Fasilkom UI.

Yang Keren Yang Mentoring

Mentoring??? Beberapa orang pasti tidak asing dengan istilah tersebut. Kegiatan ini sudah banyak dilaksanakan di Sekolah Menengah. Di kampus - kampus ternama, Unnes misalnya kegiatan ini pun membudaya. Ini merupakan indikasi bahwa mentoring dilaksanakan sepanjang hayat, bukan sebatas di SMA. Mentoring agama Islam bukan sekedar kewajiban namun akan tetapi menjadi sebuah kebutuhan.
Mentoring berasal dari bahasa inggris yang berarti penasihat. Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok, setiap kelompok terdiri dari 10 sampai 13 orang dengan satu pemandu. Dalam satu kelompok tersebut mengadakan pertemuan satu kali dalam satu pekan. Isi dalam kegiatan tersebut ada diskusi, pemberian materi, kolom curhat, out bond, MABIT (malam bina iman dan taqwa) dan masih banyak lagi agenda menarik dalam mentoring. Mentee (peserta mentoring) berhak untuk mendapatkan pembinaan dari mentor/tutor (pemandu dalam mentoring). Mentor merupakan sosok yang akan memandu selama proses berjalanya mentoring.
Ada pendapat bahwa antara mentoring dan keren adalah dua hal yang tidak dapat disatukan. Mengapa demikian?

Monday, July 01, 2013

Aku Mentor, Aku Bangga…

dakwatuna.com - Di kampusku, Universitas Mulawarman ada aktivitas praktikum agama Islam. Setiap mahasiswa yang mengambil mata kuliah agama Islam wajib mengikuti kegiatan ini. Praktikum agama Islam atau yang lebih popular disebut mentoring merupakan aktivitas pembinaan keislaman yang mencakup: Bina Baca Al-Qur’an (BBAQ), fiqih thaharah dan shalat serta penyelenggaraan jenazah (janaiz). Mahasiswa yang berperan sebagai pemandu disebut mentor. Mentor adalah mahasiswa senior minimal telah menginjak semester 3 yang sebelumnya mendapatkan pembekalan dan seleksi melalui Madrasah Mentor Mulawarman (M3). Mentor adalah mahasiswa yang juga aktif di Lembaga Dakwah Kampus.

Setitik Cahaya dalam Hingar Bingar Diklat OSKM

Sabtu, 8 Juni 2013 kemarin kampus ITB dipenuhi oleh mahasiswa-mahasiswa berjas almamater dengan lambang gajah di dada kirinya. Mereka yang semula terpencar-pencar di seantero kampus lalu terkumpul menuju lapangan basket CC barat. Jika tak salah duga, mungkin ada sekitar dua ribu mahasiswa yang memenuhi tempat itu, meneriakkan jargon-jargon penyemangat yang kemudian membahana di udara.

Sunday, April 21, 2013

Manajemen Dinamisasi Mentoring + Psikologi Remaja

Diambil dari:Profil SMP Islam Plus Baitul Maal

“waktu aku masih muda dulu, aku berkhayal untuk mengubah dunia. Namun, seiring dengan bertumbuh usiaku, dunia tak bisa ku ubah. Maka ku persempitnya menjadi hanya mengubah negeriku. Ternyata itu tak kunjung berubah, usiakupun sudah semakin senja, maka ku batasi untuk merubah keluargaku. Tapi aku semakin terkejut karena keluargaku pun tak bisa ku ubah. Sepertinya aku terlalu asyik dengan duniaku sendiri. Kini, smentara aku terbaring lemah tak berdaya, aku baru sadar, andai yang pertama aku ubah adalah diriku sendiri, maka dengan panutan, keluargakupun pastilah akan berubah. Dan berkat kerja keras lingkungan yang baik dan kaji mengkaji, mungkin aku bisa mengubah negeriku, dan aku bisa jadi mengubah dunia!”

Menunggu Yang Menyenangkan…

Seperti biasa, jumat pagi merupakan jadwal pertemuan dengan adik-adik mentor saya. pertemuan yang bukan berghibah atau melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat apalagi mendatangkan kemudharatan. Melainkan sebuah pertemuan kebaikan untuk mempelajari islam & berbagi pengalaman hidup. Maka tak ayal pertemuan ini penuh dengan kebaikan dan keberkahan (insya Allah).
Sesuai kesepakatan, mentoring dimulai pukul 6.30 dimasjid kampus.  Maka sedari shubuh saya langsung bersiap dengan ritualitas pagi. Mandi hingga sarapan pagi. Pukul 6.40 saya sampai kemasjid kampus, saya terlambat datang sesuai waktu kesepakatan karena terlebih dahulu saya harus ke tempat kerja. Saya Mengira sudah terlambat dan adik-adik mentor saya sudah menunggu dimasjid, tapi ternyata mereka belum datang satu orang pun.

Metode Baru Memahamkan Ayat Alquran untuk Adik PAS

Ada metode baru yang digunakan oleh kakak-kakak Pembinaan Anak-anak Salman (PAS) ITB ketika mengajarkan adik Belajar Baca Al-Quran (BBAQ). Adik-adik SD itu menghafal dan memahami ayat Alquran pada mentoring perdananya di semester 57 Ahad, (30/9).
Tema mentoring adik SD adalah “Big Bang”. Mereka diajak mempelajari ayat semesta mengenai Big Bang sambil bermain games. Adik-adik dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu, adik kelas 1-2 SD, adik kelas 3-4, dan adik kelas 5-6 SD. Pada akhir lomba, ada sesi tanya jawab seputar penciptaan alam semesta dan Big Bang.

Bingung Memulai Mentoring?

Bingung memulai mentoring?

Atau lupa sama materi yang akan disampaikan?
Mungkin bisa dicoba beberapa tips berikut. Walaupun cuma tausiyah ringan tapi bisa dicoba di lapangan.

Before Action

Apa yang harus disiapkan sebelum mentoring?
Sebenarnya sudah sangat jelas bahwa mentoring

4 Elemen Kunci dalam Merencanakan Program Mentoring yang Sukses

Setiap Rohis ataupun remaja mesjid tentu memiliki kondisi berbeda-beda ketika akan memulai program mentoringnya. Oleh karena itu tidak ada satu panduan yang baku dan persis sama  dalam merencanakan dan membangun sebuah program mentoring. Dimanapun itu, tentu ada penyesuaian program, aturan dan langkah-langkah demi mencapai tujuan mentoring. Meskipun begitu, setidaknya ada beberapa elemen yang mirip-mirip dan sifatnya fundamental sekali untuk diperhatikan ketika kita ingin merencanakan sebuah program mentoring yang sukses. Disini, saya akan membahas garis besarnya untuk Antum yang garis kecilnya akan saya bahas dalam tulisan yang terpisah.

Macam-macam Mentoring

Saya lupa menyebutkan, istilah lain untuk mentoring adalah halaqah. Mentoring itu dari bahasa Inggris, sementara halaqah dari bahasa Arab. Mentoring atau halaqah ada macam-macam jenisnya. Ada yang namanya Mentoring Satu-Satu yang dalam istilah arab namanya dakwah fardiyah. Mentoring Kelompok (halaqah berkelompok) terdiri dari satu mentor dan beberapa adik mentor (sekitar 4-8 orang). Mentoring Team terdiri dari beberapa mentor (2-3 orang) dengan sejumah adik mentor (4-12 orang) dengan tiap mentor memiliki kapasitas dan keahlian yang berbeda. Peer mentoring yaitu adik mentor menjadi mentor untuk adik mentor lainnya. Terakhir adalah E-mentoring atau online mentoring atau telementoring yaitu mentoring via internet.

Tuesday, April 24, 2012

5 Things Great Mentors Do


Mr. Miyagi and Daniel Larusso. Ezra Pound and T.S. Eliot. Dadabhai Naoroji and Mahatma Gandhi. History (OK, and the box office) is full of examples of people who have accomplished tremendous feats—far more than they could have done alone—with the help of mentors.
That's why I find it odd when I see CEOs spending so little time mentoring their employees. You may not find it in the required curriculum of a fancy MBA program but mentoring is crucial to business success.

Wednesday, November 10, 2010

Video Mentoring Islam

Video Mentoring Islam

Profil Mentoring Islam -Islamic Mentoring in Indonesia
Tempat: Bogor, Jawa Barat

Monday, July 19, 2010

How Can a Mentoring Program Be Evaluated?

Evaluating your project can help you learn whether it has met its goals, but only if you decide up front what you want to evaluate and how you will go about doing so. The purpose of conducting any evaluation is "to answer practical questions of decision-makers and program implementors who want to know whether to continue a program, extend it to other sites, modify it, or close it down."3 In particular, you will want to be able to show that your mentoring program does one or all of the following:

bullet Improves the grades or other measures of academic performance of the youth being mentored.

bullet Improves school attendance for those being mentored.

bullet Reduces rates of truancy, suspension, expulsion, and dropout for those being tutored.

bullet Improves mentored youth's self-esteem and confidence.

bullet Teaches mentors valuable communication skills.

bullet Teaches mentors the importance of commitment and sensitizes them to the needs, experiences, and situations of other members of their community.

bullet Strengthens community ties by creating opportunities for youth to work with and learn from younger and older members of the community.

bullet Dispels or reduces stereotypes, misconceptions, or fears that members of different age groups in the community may have held about others prior to the program.

Evaluating a peer mentoring program requires both short- and long-term perspectives. In the short term, regular check-ins with mentoring pairs and careful monitoring of recruitment and training will help to keep the program on the right path. In the long term, following up with youth who were mentored to determine how the relationship affected them can provide important data on the program's success.

In addition, both mentors and the youth being mentored should have a regular opportunity to evaluate the program. Ask them what they find most valuable and what they believe should be changed. Secure such input by administering a survey every month (or week) or by having a hotline or suggestion box available at all times. The following are examples of questions to ask both mentors and the persons being mentored when evaluating your program:

bullet How did the peer mentoring program help you?
bullet What were some of your favorite activities with the program?
bullet What were some of your least favorite activities?
bullet How did the program compare with your expectations?
bullet How do you think the program could be improved?
bullet Would you recommend this program to your peers?
bullet What did your mentor do especially well?
bullet In what areas did he or she need improvement?

In evaluating your peer mentoring program, also consider whether and how it meets the following more general crime prevention goals:

bullet Reduces crime or fear of crime.
bullet Educates and informs a target audience.
bullet Is cost effective.
bullet Has a lasting impact.
bullet Attracts support and resources.
bullet Makes people feel more positive about being a member of their school or community.

Be sure to include an evaluation step in your mentoring program's overall plan. Ask yourself what you can do to meet the many different needs of the youth being mentored and how you can recruit more mentors and provide services to a greater number of young persons in your community. Take a good look at the input you receive from mentors and the children being mentored. Then, make adjustments to strengthen your program.

Learning to evaluate the things you do is a good skill, one you can apply to all aspects of your life. Good luck with your mentoring project and -- Be a good role model!


3 National Crime Prevention Council, What, me evaluate? Washington, DC: National Crime Prevention Council, 1986.

Source: http://www.ncjrs.gov/html/youthbulletin/9907-4/mentor-7.html

What Are Some of the Rewards?

Successful mentors may earn satisfaction from knowing that they have helped their young friends to develop strong relationships with older peers, learn life skills, or master academic subjects. They may see significant improvements in academic performance, behavior, or communication skills in the young people they are working with and know that they have played a part in those changes.

The youth being mentored also receive a variety of rewards. These range from such short-term benefits as higher grades and positive feedback from teachers, parents, and friends to such long-term benefits as greater self-confidence, stronger communication skills, and the strength to resist peer pressure -- all of which will make them more likely to become productive, happy adults and assets to their communities.

Source: http://www.ncjrs.gov/html/youthbulletin/9907-4/mentor-6.html