Monday, July 01, 2013

Setitik Cahaya dalam Hingar Bingar Diklat OSKM

Sabtu, 8 Juni 2013 kemarin kampus ITB dipenuhi oleh mahasiswa-mahasiswa berjas almamater dengan lambang gajah di dada kirinya. Mereka yang semula terpencar-pencar di seantero kampus lalu terkumpul menuju lapangan basket CC barat. Jika tak salah duga, mungkin ada sekitar dua ribu mahasiswa yang memenuhi tempat itu, meneriakkan jargon-jargon penyemangat yang kemudian membahana di udara.

Memasuki waktu jam sepuluh pagi, barisan mahasiswa muslim dimobilisasi menuju lapangan Sipil di sisi barat kampus ITB sementara para muslimah dimobilisasi ke lapangan Seni Rupa di bagian timurnya.
Sesampainya di lokasi masing-masing, Danlap membagi barisan para muslim muslimah tersebut menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok tersebut kemudian membentuk lingkaran didampingi oleh satu orang kakak mentor.
Nah, pasti kalian cukup familiar dengan istilah membuat lingkaran dengan satu orang mentor? Ya, itulah mentoring.
Dalam sesi mentoring tersebut disampaikan materi pertama diklat terpusat OSKM 2013 ini yaitu ‘Hakikat dan Visi Hidup berdasarkan ke-Tuhan-an’. Para pementor mahasiswa muslim muslimah tersebut adalah aktivis unit agama islam di kampus yang sebagian besar adalah kader GAMAIS angkatan 2011 hingga 2009.
Materi dimulai dengan penjabaran hakikat hidup kita sebagai manusia, terutama sebagai muslim yang Allah karuniakan akal dan pikiran untuk senantiasa berpikiran jauh dalam mempersiapkan kehidupan di dunia dan akhirat. Selayaknya seorang pelayan pada tuannya (Lihat Surat Az-Zariyat ayat ke 56), kita adalah pelaksana tugas di bumi yang berperan sebagai khalifah (Lihat Surat Al-Baqarah ayat 30). Karena itu, akan ada LPJ di akhir pelaksanaan tugas kita di dunia.
Tak hanya materi tentang hakikat hidup manusia , para mentor pun menjelaskan tentang perlunya visi hidup sebagai muslim. Visi sebagai penentu arah kehidupan kita, pun sebagai motivasi tentu perlu dipersiapkan dengan matang. Karena itu, mentoring kemarin pun diakhiri dengan pembuatan essay tentang visi hidup para peserta OSKM.
GAMAIS sebagai lembaga Syi’ar Islam di kampus berusaha menjadi setitik cahaya dikala hingar bingar semarak OSKM tahun ini. Berharap setitik cahaya ini bisa tetap ada untuk menerangi setiap jiwa para muslim muslimah peserta OSKM yang harus berjuang kedepannya, meniti langkah-langkah kecil menuju perubahan yang lebih baik, tak hanya untuk kampus ITB saja tapi juga untuk Indonesia.
Beri Bumi Cahaya!
#BeInspiringMuslim

No comments: