Mentoring Islam adalah salah satu bentuk kegiatan seperti halnya menambah ilmu berkaitan dengan agama Islam. Melalui mentoring inilah, setiap orang dapat memaksimalkan waktunya untuk menambah ilmu serta pahalanya. Waktu pelaksanaan mentoring Islam pun dapat menyesuaikan dengan kegiatan keseharian kita.
Namun pada dasarnya kita seharusnya menempatkan amalan mentoring Islam ini sebagai bagian kegiatan utama kehidupan. Mengapa demikian?
Berikut ulasan yang harapannya dapat meningkatkan motivasi para pembaca sekalian dalam melakukan mentoring Islam minimal satu minggu sekali.
Kewajiban Menimba Ilmu Agama
Ilmu agama Islam termasuk ilmu yang wajib dikaji oleh setiap orang muslim. Allah SWT telah menunjukkan perintah menimba ilmu agama serta beberapa keistimewaan bagi orang yang melaksanakan amalan ini. Amalan yang mulia di mata Allah SWT ini telah dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW melalui beragam kegiatan. Misalnya, belajar membaca serta mengkaji Al-Qur’an untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, belajar memahami apa saja kewajiban seorang muslim yang tidak boleh ditinggalkan selama hidupnya di dunia termasuk menyebarkan Islam sebagai agama yang benar di muka bumi ini, belajar ilmu hadits, tafsir dan lain sebagainya.
Ketika seorang muslim tidak melakukan kewajiban menimba ilmu agama ini, maka Allah SWT mengingatkannya dengan beberapa keistimewaan yang dapat dijadikan motivasi pelaksanaan. Adapun keistimewaan orang yang menimba ilmu agama Islam yakni mendapatkan pahala yang lebih banyak daripada berperang (jihad), memiliki kemuliaan di sisi Allah SWT, dan keistimewaan lainnya.
Menimba Ilmu Agama
Islam termasuk agama yang komplit dan sempurna. Mengapa? Sebab di dalam agama Islam terdapat aturan kehidupan mulai dari apa saja yang diperintahkan oleh Allah SWT hingga larangan-laranganNya. Mulai dari
kegiatan bangun tidur hingga akan tidur lagi, berjual-beli, berpolitik, dan sebagainya. Oleh karena itu, mari kita menimba ilmu agama Islam sebagai ilmu yang penting dalam hidup ini.
Tentu saja dengan adanya ilmu agama Islam, bukan berarti kita mengesampingkan ilmu pengetahuan umum. Terlebih lagi yang berkaitan dengan teknologi maupun sains. Pada intinya, kita tidak boleh melalaikan
menimba ilmu agama Islam sebagai kewajiban di samping menambah ilmu pengetahuan umum lainnya.
Ingatlah bahwa pahala amalan menimba ilmu agama tidak sebanding dengan menimba ilmu pengetahuan lainnya. Belum lagi jika ditambah amalan melakukannya. Semoga ulasan mengenai mentoring Islam adalah
amalan berpahala dapat memacu semangat menimba ilmu para pembaca yang budiman.
Sumber: http://www.bimbingan.org/mentoring-islam-adalah.htm

No comments:
Post a Comment