Sudah lebih dari dua tahun aku menjadi mentor bagi anak-anak kader PKS. Ada enaknya, ada gak enaknya.
Enaknya adalah ketika melihat mereka bisa berkumpul bersama-sama. Bercanda, dan tertawa.
Ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat anak seusia mereka sudah mengerti arti ukhuwah, arti pentingnya bersaudara. Senang melihat ketika mereka datang kemasjid, mereka langsung melaksanakan sholat dhuha dan tilawah Qur’an.
Hmmm,,, yang gak enaknya apa yaaa,,, ???
oh ya,, terkadang seorang mentor harus seperti anak kecil, kalau pas lagi ada agenda olahraga, futsal misalnya, maka mentor mau gak mau harus ikut main. Bayangkan,,, orang dewasa nyemplung ikut main bola bersama anak-anak,,, gak enak bangetkaaannn…??? heee,,, tapi gak apa-apa,,, biar mentornya juga ikut muda,, dan sekalian, latihan jadi seorang ayah,,, 
kalau ada yang nanya, jenuh gak jadi mentor anak-anak, kamu kan dewasa…???
Jawabnya,,,
Iya sih,, rasa jenuh, bosan itu pasti ada,,, apa lagi yang dihadapi adalah anak-anak yang memiliki tingkah laku yang beraneka ragam. Ada yang over active, ada yang suka merajuk, ada yang cuek ketika ditausiyahi,,, ada yang suka lari,,, selain itu ada juga yang kalem dan tenang. Yah… itulah anak-anak,,, mereka kan belum terlalu mengerti apa sebenarnya yang mereka lakukan,,,
Tapii…
rasa jenuh dan bosan itu menjadi sirna, ketika kita menyadari bahwa suatu saat nanti anak-anak ini akan menjadi “Pemuda Muslim,” Mereka adalah para generasi penerus yang akan membangkitkan Islam,,, memperjuangankan tegaknya syari’at Islam dibumi Allah,,,
jadi,,,
jika kita mempunyai mimpi “umat Islam menjadi pemimpin masa depan,” maka kita harus mempersiapkannya dari sekarang,,, dimulai dari anak-anak kecil. Melalui mentoring-mentoring atau halaqoh-halaqoh. Kita didik mereka. Kita perkenalkan & kita ajarkan mereka tentang Islam,,, agar ketika mereka besar kelak, mereka memiliki semangat juang dan kecintaan kepada Islam.
Bukankah ada petuah lama yang mengatakan “jika mau melentur buluh (bambu), maka mulailah dari rebungnya”,,, maksudnya, jika kita ingin membentuk pribadi seseorang, maka mulailah dari usia kecilnya… iya kaaannn…??
Lagi pula…
kemenangan Islam tidak mungkin dicapai secara instan,, satu atau dua hari,,, ia perlu proses yang panjang,,, perlu generasi yang melanjutkan estapet perjuangan…
mungkin kemenangan Islam bukan ditangan kita,,, tetapi bisa jadi ditangan generasi sesudah kita,,,
mungkin kita tidak mencicipi kemenangan Islam hari ini,,, tapi boleh jadi dicicipi oleh anak-anak kecil yang kita bina hari ini,,,
so,,, menjadi seorang mentor anak,,, enjoy ajaaa lagi,,,

No comments:
Post a Comment