Sunday, April 21, 2013

Riset Rohis Bandung

Seperti layaknya permainan sepakbola, tentunya pelatih sebuah tim*beserta jajarannya* akan mencari data & fakta mengenai lawan tandingnya tersebut, mereka mempelajari dengan seksama rekaman pertandingan ataupun datang langsung kepertandingan calon lawannya untuk sekeder tahu, seperti apa strategi yang biasa dimainkan, siapa pemain kunci yang menjadi motor serangan, apakah ada titik lemah dari tim tersebut, dsb. semuanya dilakukan semata-mata untuk bisa meraih kemenangan saat tim mereka bertanding dengan tim lawan.
Siapapun anda, telah lama berada di Dakwah Sekolah*bertahun-tahun* ataupun baru terjun dan terlibat di dakwah sekolah. Adalah sebuah keharusan untuk dapat memahami medan juang yang akan anda garap.
Anda perlu tahu siapa saja objek dakwah di sekolah tersebut, siapa saja yang dapat dilibatkan disana, apa yang menjadi interest mereka dan lain sebagainya. Anda pelu memahami betul seluk-beluk medan juang anda dan siapa lawan tanding anda. hal ini diperlukan agar Islam dapat memenangkan pertarungan melawan ‘ideologi’ lain yang ada di sekolah.
Kami telah melaukan sedikit penelitian kecil, penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui topik yang menjadi perhatian sebuah rohis. Topik ini kemudian didefinisikan sebagai permasalahan yang dihadapi oleh rohis tersebut. Dengan kata lain, apabila rohis memiliki permasalahan pada sebuah topik tentunya hal tersebut akan tercermin dari jawaban survey.
Survey ini melibatkan, ± 40 siswa dari berbagai sekolah yang ada di Kota Bandung. Target survey ini adalah sekolah yang memiliki kategori rohis tahap I (pembentukan), tahap II (pertumbuhan), tahap III (pematangan) dan juga tahap IV(perluasan). Secara definitif, sekarang ini rohis yang ada di kota bandung, sebagian besar berada pada tahap I & II. Untuk Setiap Sekolah yang menjadi target survey, penulis mengambil 4 orang pengurus rohis sebagai sampel dengan ketentuan. Penulis menetapkan pengurus rohis sebagai terget survey karena sebagai pengurus rohis tentunya mereka sendiri yang mengalami dan tahu permasalahan yang ada di lapangan. Adapun ketentuan target survey untuk setiap sekolah adalah : 1 orang ketua DKM, 1 orang ketua keputrian, 2 orang pengurus rohis lain.
Berikut ini adalah nama-nama sekolah yang menjadi tempat dilaksanakannya survey :
  1. SMAN 3 Bandung,
  2. SMAN 4 Bandung
  3. SMAN 5 Bandung,
  4. SMAN 8 Bandung,
  5. SMAN 15 Bandung
  6. SMAN 19 Bandung,
  7. SMAN 20 Bandung,
  8. SMAN 22 Bandung
  9. SMAN 25 Bandung
  10. SMAN PGRI I Bandung
  11. SMA Al-Ghifari
Penasaran apa isinya?

1. Kenapa sih Ikutan Rohis?
Adalah sebuah hal yang penting bagi kita untuk mengetahui apa alasan siswa mengikuti kegiatan rohis. Dari sini kita bisa mndapatkan gambaran, faktor-faktor pendorong yang membuat siswa tertarik. Faktor-faktor ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembuatan & perbaikan program sehingga rohis dapat menarik semakin banyak siswa kedalam islam.

Dari data tersebut dapat kita simpulkan, bahwa sebagian besar siswa mencari lingkungan yang baik di sekolahnya, dan mereka mendefinisikan rohis sebagai sebuah lingkungan yang baik (34%). Selain itu, banyak siswa yang mengikuti rohis dikarenakan mereka ingin belajar berorganisasi (30%) dan karena terdapat mentoring agama islam (23%).
Jika kita hubungkan dengan teori perilaku individu dan organisasi, khususnya dengan teori ERG yang dikemukakan oleh Clayton Alderfer. Ketiga jawaban diatas (alasan siswa mengikuti rohis) sesuai dengan kebutuhan inti seorang manusia. Pada dasarnya manusia memiliki 3 buah kebutuhan inti yaitu eksistensi, hubungan dan pertumbuhan.
  1. Eksistensi adalah pemenuhan kebutuhan dasar manusia.
  2. Hubungan adalah keinginan untuk menjalin hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab *sesuai dengan ekspektasi dirinya*
  3. Pertumbuhan adalah keinginan untuk mengembangkan dirinya. Dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar tertentu, dalam kata lain : berhasil.
Mencari lingkungan yang baik dapat kita kategorikan sebagai ‘kebutuhan hubungan’ yang diinginkan seorang siswa. Belajar berorganisasi serta keikutsertaan siswa dalam mentoring dapat dikategorikan sebagai ‘kebutuhan pertumbuhan’ dan ‘kebutuhan eksistensi’.

Setelah kita mengetahui apa yang menjadi motivasi ataupun faktor pendorong seseorang mengikuti rohis. Kita tentunya ingin mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh rohis dalam pengelolaan organisasinya di sekolah masing-masing. Dan setelah kita mengetahui permasalahan yang mereka hadapi, kita dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan keorganisasian rohis sma. aksi solutif untuk rohis di kota bandung :D
Adapun list topik permasalahan rohis yang ditanyakan saat survey adalah :

dalah survey ini pengurus rohis diminta untuk memberikan urutan prioritas pada setiap topik. Topik dengan memiliki prioritas tertinggi diberi angka 1, topik dengan prioritas kedua tertinggi diberi angka 2, dan begitu seterusnya. Semakin tinggi prioritas sebuah topik maka semakin besar perhatian pengurus rohis terhadap topik tersebut, boleh dikatakan perhatian tersebut muncul karena mereka memilih permasalahan dan membutuhkan sebuah panduan untuk dapat menyelesaikannya.

Berikut ini adalah hasil survey untuk setiap topik yang diajukan dalam kuesioner (diurutkan berdasarkan ranking -  semakin kecil jumlah prioritasnya, semakin tinggi rankingnya) :

Dari hasil survey ditemukan 5 permasalahan utama yang dihadapi oleh rohis SMA. Dapat disimpulkan juga bahwa sebagian besar permasalahan yang dihadapi oleh rohis SMA di Kota Bandung saat ini adalah permasalahan internal organisasi. Kelima permasalahan ini adalah penentu efektivitas gerak dari rohis untuk berdakwah di sekolahnya masing-masing.

 Sumber:
  • http://catatandsbandung.wordpress.com/2011/03/30/ada-apa-dengan-rohis-3-5-hal-yang-jadi-trending-topics/
  • http://catatandsbandung.wordpress.com/2011/03/26/ada-apa-dengan-rohis-part-1/
  • http://catatandsbandung.wordpress.com/2011/03/26/ada-apa-dengan-rohis-part-2-kenapa-sih-mau-ikutan-rohis/

No comments: